Ippho Santosa Bahas Peluang Usaha dan Peluang Bisnis (Business Opportunity)

Peluang Usaha, Peluang Bisnis, Business Opportunity



"When you find yourself on the side of the majority, it's time to PAUSE and reflect." (Mark Twain)

Orang rata-rata alias mayoritas enggan belajar. Sebut saja, malas belajar. Kita hendaknya melakukan yang sebaliknya. Belajar. Berguru. Bermurid.

peluang-usaha-peluang-bisnis-business-opportunity-peluang-terbaik-peluang-emas

Jadilah guru dan jadilah murid. Ibaratnya, kita punya orangtua, tapi juga punya anak. Itu sangat menyenangkan. Bisa mengajar dan juga bisa belajar.

Catat ya. Orang yang belajar itu open-minded, awet muda, tidak mudah pikun.

Ippho Santosa Bahas Peluang Usaha, Peluang Bisnis, dan Peluang Terbaik

Ippho Santosa Bahas Peluang Usaha, Peluang Bisnis, dan Peluang Terbaik



Apalah arti sebuah nama? Padahal, dalam menangkap sebuah peluang usaha atau peluang bisnis, nama adalah faktor krusial yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Tersebutlah:
Desa Timbun Tulang di Kalsel.
Desa Pocong di Bangkalan.
Desa Toket di Madura.
Desa Tutup di Blora.
Desa Kebocoran di Banyumas.
Dusun Koplak di Sleman.

Hehehe...

peluang-usaha-peluang-bisnis-peluang-terbaik-peluang-emas-ippho-santosa

Mungkin Anda kaget mendengar nama-nama di atas. Tapi itu beneran ada. Nyata. Nggak mengada-ngada.

Apalah arti sebuah nama? Itu kata sebagian orang. Namun tidak demikian dalam bisnis, terutama dalam marketing.

Segala image, spirit, dan visi yang akan dibangun, bermula dari sebuah nama. Sekali lagi, bermula dari sebuah nama.

Go-Jek
Net TV
Indomie
Facebook
Twitter

Jelas, mereka tidak sembarang dalam memilih nama. Apa image, spirit, dan visi mereka, tersirat dari nama mereka. Saya juga berharap Anda tidak sembarang dalam memilih nama atau merek. Entah itu dalam keluarga atau dalam bisnis.

Selain mencerminkan image, spirit, dan visi, hendaknya nama juga mudah ditulis (writable) dan mudah disebut (speakable). Kalau serba sulit, maka akan memperlambat viral di media sosial. Masih banyak syarat lainnya. Kapan-kapan kita bahas.

Sekian dari saya, Ippho Santosa.